Ada sepucuk surat dikirim ke kota Bandung, entah kenapa malah disortir ke kabupaten Badung, Bali. Hanya beda huruf n, tapi mutlak sudah surat itu salah alamat. Kita tahu sekali situasi ini, paham.
Ada sebuah email dikirim ke alamat email@yahoo.com, entah kenapa malah tidak sengaja di tulis emeil@yahoo.com. Lagi-lagi hanya beda huruf a dan e, tapi absolut email itu akan salah alamat. Kita tahu sekali situasi ini, paham.
Pun saat transfer dana, ke rekening tabungan 123456, iseng kita ganti jadi 123465, maka coba saja, kalau tetap diteruskan, transfer tersebut akan salat alamat.
Ada banyak sekali jenis-jenis salah alamat yang kita paham sekali situasinya. Masuk akal seketika. Meskipun lebih banyak lagi yang kadang kita tidak mau paham. Atau tidak mau mengambil posisi paham sebelum kadung terjadi.
Kita mau kaya? Maka salah alamat kalau memilih jadi guru. Saya tidak bilang jadi guru dilarang kaya, tapi salah alamat niatnya. Kita mau tajir? Maka salah alamat kalau memilih jadi PNS. Lagi2 saya tidak bilang jadi PNS dilarang tajir, tapi keliru sekali niat awalnya. Kalau mau kaya, maka alamat yang benar adalah: jadi pengusaha, jadi pedagang, kesempatan untuk tajir berat terbuka lebar.
Sama dengan kalau kita mau berilmu pengetahuan luas. Maka salah alamat kalau yang dikejar hanya gelar, titel. Saya tidak bilang orang bergelar dan bertitel itu tidak berilmu pengetahuan luas, tapi keliru alamatnya jika hanya itu. Karena banyak sekali orang2 yang membawa lampu pengetahuan cemerlang, terang menerangi dunia tanpa memiliki gelar mentereng.
Ada lebih banyak lagi contoh2 yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari2. Mau jadi penulis, maka alamatnya adalah: mulailah menulis. Mau jadi pesepakbola top, maka alamatnya adalah: mulailah berlatih menyepak bola. Mau jadi sutradara film, maka alamatnya adalah: mulailah menyutradarai film kecil2an, bukan hanya menonton dan jadi komentator setiap film.
Kurang lebih begitu hikayat salah alamat.
http://www.facebook.com/notes/darwis-tere-liye/salah-alamat/537222446328328
Rabu, 01 Mei 2013
BUNGA ILALANG
Sekilas tak ada kesan istimewa atas kehadiranmu
Tak ada warna merah atau warna2 cerah seperti bunga2 lain
Kau tetap hadir apa adanya tanpa peduli penilaian orang lain
Tak ada warna merah atau warna2 cerah seperti bunga2 lain
Kau tetap hadir apa adanya tanpa peduli penilaian orang lain
Namun saat satu demi satu bungamu mekar diujung batang hijau
Dan warna cream berkilau warnai permukaan padang yang luas
Kau benar2 memberi warna alami didataran itu
Kehadiranmu wakili sebuah kesederhanaan
Namun ada kekuatanmu yang luar biasa
Kemampuanmu bertahan hidup bahkan dalam kekeringan panjang sekalipun
Dan warna cream berkilau warnai permukaan padang yang luas
Kau benar2 memberi warna alami didataran itu
Kehadiranmu wakili sebuah kesederhanaan
Namun ada kekuatanmu yang luar biasa
Kemampuanmu bertahan hidup bahkan dalam kekeringan panjang sekalipun
Bersiap sebarkan kehidupan baru bersama angin
Kepercayaan dirimu yang tinggi hadirkan keindahan alami
Aku terus melangkah, menembus padang luas diantara bunga Ilalang
Kepercayaan dirimu yang tinggi hadirkan keindahan alami
Aku terus melangkah, menembus padang luas diantara bunga Ilalang
Sahabatku, bahkan bunga Ilalang pun terlihat begitu indah, saat muncul apa adanya, dapat hadirkan keindahan alami. Dalam kesederhanaannya itu, ia kemudian terbang bersama angin sebarkan kehidupan dipadang yang luas..
Langganan:
Komentar (Atom)
